image
By adm On Tuesday, September 13 th, 2016 · one Comment · In

Jenis Pemeringkatan/Perangkingan Perguruan Tinggi

Teknik perangkingan atau pemeringkatan universitas di dunia ini ada banyak. Setidaknya ada lima jenis perangkingan atau pemeringkatan yang banyak digunakan sebagai acuan. Khususnya di Indonesia, melalui Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi, kita juga memiliki rangking tersendiri. Kalau anda masih penasaran, mengapa rangking universitas menjadi penting? Penjelasannya dapat dibaca disini. Saat ini, kita membahas beragam jenis perangkingan atau pemeringkatan yang sering digunakan perguruan tinggi di Indonesia.

rankings_landing

  1. QS. 
    Merupakan kepanjangan dari Quacquarelli Symonds (QS), lembaga yang berbasis di London ini melakukan pemeringkatan perguruan tinggi seluruh dunia menggunakan indikator umum yang terdiri dari : Reputation (academic and employer), Faculty Student Ratio, Papers and Citation, International Faculty and Students, Inbound and Outbound Exchange. Mereka mengklasifikasi beragam jenis rangking, kebanyakan perguruan tinggi di Indonesia mengikuti dua rangking. AUR dan WUR.a. AUR (Asian University Rangking) merupakan pemeringkatan yang dilakukan QS terhadap perguruan tinggi yang berada di Benua Asia saja. Sehingga indikator yang digunakan berbeda dengan yang digunakan untuk World University Rangking. Apa saja indikator yang berbeda tersebut? silahkan klik laman penjelasan kami tentang Asian University Rangking.b. WUR (World University Rangking) merupakan perangkingan yang dilakukan QS terhadap perguruan tinggi seluruh dunia tanpa membedakan dari benua mana mereka berasal. Biasanya, perguruan tinggi dari USA dan UK mendominasi urutan teratas rangking universitas. Indikator yang digunakan berbeda dengan indikator untuk AUR, untuk lebih jelasnya, anda dapat melihatnya di laman ini.ranking-dataset-share
  2. THES (Times Higher Education Suppelement)
    Teknik perangkingan yang dilakukan QS boleh dikatakan relatif sempurna dari sudut pandang penelitian dan akademik. Namun sayangnya metode dan rangkingnya kurang dipahami masyarakat luas. Hal ini dapat terjadi karena peneliti di Universitas memiliki kecenderungan lebih senang mempublikasikan karyanya ke jurnal ilmiah, dan dibahas dari konfrensi ke konfrensi. Sedangkan masyarakat umum lebih menikmati membaca majalah atau koran, daripada membaca publikasi jurnal ilmiah.Hal inilah yang melatar belakangi metode perangkingan yang dilakukan THES.THES menggunakan 4 kriteria utama dalam menentukan skor rangking universitas di dunia, yaitu:
  1. Kualitas Penelitian (Research Quality)
  2. Kesiapan Kerja Lulusan (Graduate Employability)
  3. Pandangan Internasional (International Outlook)
  4. Kualitas Pengajaran (Teaching Quality)

scrglogo

  1. Webometrics
    Metode pemeringkatan atau perangkingan yang dilakukan Webometrics berbeda bila dibandingkan THES atau QS. Rangking Webometrics hampir seluruhnya mengambil indikator universitas di dunia internet. Termasuk didalamnya adalah aksesibilitas dan visibilitas situs universitas, publikasi elektronik, keterbukaan akses terhadap hasil-hasil penelitian, konektifitas dengan dunia industri dan aktifitas internasional yang terangkum dalam internet.Pelopor perangkingan universitas ala Webometrics ini adalah Cybermetrics Lab, sebuah group penelitian dari Centro de Información y Documentación (CINDOC) yang merupakan bagian dari National Research Council (CSIC), Spanyol. Mulai melakukan perangkingan universitas pada tahun 2004, dan mempublikasikan rangking universitas setiap enam bulan sekali (bulan Januari dan Juli). Indikator penilaian rangking berbasis Web ini cukup unik, meskipun sebenarnya tetap memiliki hubungan erat dengan ilmu scientometric dan bibliometric.Pengukuran webometric berdasarkan empat aspek :
  • Visibility/ Impact (50%) jumlah link eksternal yang terkait dengan website universitas yang diperoleh dari yahoo search, live search dan exelead. à menggunakan dua mesin pencari yaitu Majestic SEO dan Ahrefs
  • Presence (20 %) jumlah webpages yang berada (hosted) pada domain website (termasuk subdomain dan direktori) yang diperoleh dari index Google
  • Openness (15 %) jumlah file (pdf, doc, docx, ppt) yang dipublikasikan oleh website berdasarkan search engine Google scholar.
  • Excellence (15 %) jumlah artikel akademik berkualitas yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.Webometrics sendiri di Universitas Airlangga, merupakan tanggungjawab Direktorat Sistem Informasi, seusai dengan kontrak kinerja Universitas.

logo-ristekdikti

  1. DIKTI.
    Pemeringkatan yang dilakukan Kementrian Riset dan Perguruan Tinggi ini membangun landasan klasifikasi dan pemeringkatan PT untuk perbaikan terus menerus dan kesehatan organisasi. Merumuskan penciri kualitas perguruan tinggi, dan telaah klasifikasi dan pemeringkatan. Pemeringkatan ini berguna sebagai sumber informasi untuk BAN (akreditasi PS dan PT), Pemerintah (pengaturan, perencanaan, pengawasan, pemantauan, evaluasi, pembinaan dan koordinasi), Masyarakat (kinerja PS dan PT). Penjelasan mengenai indikator yang digunakan dalam pemeringkatan DIKTI dapat dilihat dilaman ini.

 

2504_bi

  1. GreencampusUI
    GreenMetric adalah lembaga pemeringkat yang dipayungi oleh Universitas Indonesia (UI) melakukan pemeringkatan Kampus Hijau Terbaik di dunia tiap tahun dari tahun 2012.Ketua UI GreenMetric Prof. Riri Fitri Sari menyampaikan bahwa sistem perangkingan UI GreenMetric juga telah menambahkan sejumlah kriteria yang terkait dengan konservasi air; perhitungan jejak karbon dari sektor energi dan perubahan iklim, dan transportasi, serta penyesuaian penilaian (scoring) dan pembobotan (weighting) untuk setiap kriteria.
    UI GreenMetric merupakan inovasi UI yang telah dikenal luas di dunia internasional sebagai pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus. Tujuan UI GreenMetric ini adalah sebagai pelopor dalam upaya untuk menanggulangi perubahan iklim.

 

Khusus untuk Universitas Airlangga, sesuai dengan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 492.a/M/KP/VIII/2015 , mengikuti Klasifikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi QS AUR dan WUR, Webometrics, dan DIKTI.

Kami merangkum setidaknya ada 5 jenis perangkingan atau pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia. Apakah anda punya jenis perangkingan perguruan tinggi lain? silahkan share di kolom komentar di bawah ini.

About

One Comment on “Jenis Rangking Perguruan Tinggi

  1. Bagaimana dengan 4ICU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *